pada tanggal
Modul Simdig
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kewarganegaraan digital
Kewarganegaraan
digital dapat didefinisikan sebagai norma-norma yang sesuai, serta perilaku
yang bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi informasi. Hal ini mengacu
pada warga negara yang dapat menggunakan internet secara teratur dan efektif.
Dalam
kualifikasi sebagai warga digital, seseorang biasanya harus memiliki
keterampilan yang luas, pengetahuan, dan akses menggunakan internet melalui
komputer, ponsel, ataupun perangkat teknologi informasi lainnya untuk
berinteraksi dengan publik. Penggunanya pun beragam mulai dari anak-anak hingga
orang yang berusia lanjut asalkan mereka sudah tahu bagaimana caranya
menggunakan internet.
Di
negara yang sangat maju, mereka memiliki kemampuan untuk menghubungkan warga
negara dengan unsur pemerintah masing-masing melalui situs digital. Situs
tersebut berfungsi untuk memberi informasi mengenai undang-undang yang berlaku
saat ini, menginformasikan mengenai tujuan kebijakan saat ini dan masa depan,
serta memungkinkan warga untuk menyalurkan aspirasi mereka sendiri dalam bidang
politik. Ada pula situs pemerintahan yang dibuat untuk prosedur dasar seperti
laporan pajak dan pencatatan sipil (kelahiran, perkawinan, kematian).
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
tiap warga negara tentang bagaimana menggunakan
teknologi informasi dengan benar mengingat saat ini banyak pihak yang
menyalahgunakan penggunaan teknologi informasi.
menggunakan kata-kata yang tepat dan sesuai dengan etika kesopanan dalam berkomunikasi
![]()
tidak menyinggung pihak
lain dalam sebuah update-an status yang bertujuan untuk menjatuhkan suatu pihak
tertentu atau membuat status yang mengarah pada provokasi tidak membagikan
informasi yang bersifat privasi kepada publik
tidak mengakses website
yang tidak pantas atau berisi konten yang negatif
Kewarganegaraan digital
memiliki 9 komponen utama, yaitu :
Akses
digital merupakan salah satu komponen yang paling mendasar untuk menjadi warga
digital. Namun karena beberapa faktor, seperti: status sosial ekonomi,
domisili, cacat tubuh, atau lainnya, beberapa individu mungkin tidak memiliki
akses digital. Akses digital yang termudah sering didapatkan di sekolah yang
menawarkan komputer dengan internetnya untuk mempermudah siswa dalam mengakses
informasi, sekaligus meminimalisir kesenjangan digital akibat beberapa faktor
tersebut.
Tidak
dapat dipungkiri bahwa kegiatan perdagangan saat ini sebagian besar dilakukan
secara online. Tentu saja sebagai warga digital, kita diharapkan bertindak
bijak dan hati-hati, misalnya saja dalam hal penggunaan kartu kredit secara
online.
Kegiatan perdagangan digital telah membuat segalanya jadi lebih mudah, namun
ada pula dampak negatifnya. Download ilegal, perjudian, transaksi narkoba,
pornografi, dan lainnya rentan terjadi pula melalui kegiatan perdagangan
digital.
Komunikasi
digital dilakukan secara tertulis melalui jejaring sosial maupun email. Hal ini
tentu saja membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik dan sesuai dengan etika.
Hal
ini memberi pemahaman tentang bagaimana menggunakan berbagai perangkat digital.
Misalnya, bagaimana cara mencari informasi di mesin pencari
dengan benar atau bagaimana cara
menggunakan berbagai log online. Biasanya banyak lembaga pendidikan akan
membantu tiap individu untuk memahami hal ini.
Sebagaimana
dibahas dalam komponen ke-3, etika digital adalah suatu harapan agar berbagai
media teknologi informasi di internet mengkomunikasikan sesuatu sesuai dengan
etika. Tak jarang beberapa media tertentu menuntut perilaku dan penggunaan
bahasa yang lebih tepat dan sesuai.
Tak
bisa dipungkiri bahwa kegiatan perdagangan digital telah menghadirkan fenomena
pembajakan, download ilegal, penyalahgunaan kartu kredit, pencurian identitas,
penyebaran virus, mengirim spam, cyber bully, atau tindakan
negatif lainnya. Oleh karena itu diaturlah hukum digital untuk mengantisipasi
terjadinya hal- hal tersebut meski tidak bisa sepenuhnya dihilangkan 100%.
Hak
dan kewajiban digital merupakan seperangkat hak warga negara digital seperti
memiliki privasi, berkomunikasi dengan penuh etika, dan sebagainya.
Seorang
warga digital harus menyadari akibat stres fisik seperti ketegangan mata, sakit
kepala, dan lainnya yang mungkin terjadi akibat penggunaan internet yang berlebihan.
Mereka harus sadar untuk tidak tergantung bahkan kecanduan pada internet karena
hal itu bisa mengganggu kesehatan mereka.
Hal
ini berarti bahwa seorang warga digital harus mengambil langkah-langkah
protektif dengan berlatih menggunakan password yang sulit, perlindungan virus,
back-up data, dan lain sebagainya.
Virus komputer merupakan sebuah
perangkat lunak yang dibuat oleh
seorang peretas atau hacker dengan tujuan untuk mencuri data penting seperti
nomor kartu kredit, nomor kartu debit, nomor rekening, atau data penting
lainnya yang merasa diperlukan
1. Autoit
Autoit
merupakan bahasa pemrograman seperti VBS Script yang diciptakan oleh para
pengembang untuk memanipulasi gerakan mouse, ketikan keyboard, dan aplikasi
yang sedang berjalan di sistem Windows. Namun seiring dengan perkembangan
waktu, bahasa pemrograman tersebut juga memiliki titik lemah yang dapat dengan
mudah dimanipulasi oleh si pembuat virus seperti hacker. Dan cara kerja
penyebaran virus ini, biasanya akan menyerang sistem restore melalui flashdisk
yang anda colokkan ke USB port. Yang artinya, jika anda tidak melakukan
pemindaian/scan pada flashdisk yang anda colokkan ke port USB, maka virus
tersebut akan secara otomatis menyerang seluruh folder yang berada di drive C
maupun D pada PC anda
2.
Master Boot Sector
Virus
Master Boot Sector merupakan virus yang khusus dibuat oleh para hacker untuk
menyerang sistem boot sector. Sehingga pada kasus ini, anda tidak akan dapat
melakukan boot melalui harddisk PC anda sama sekali. Disamping itu, cara kerja
virus ini dalam menyerang boot sector PC anda, biasanya akan menyusup melalui
memori yang memungkinkan MS DOS hanya dapat mengakses Floppy Disk.
3. Discusx.vbs
4. Trojan Horse
Trojan
horse merupakan sebuah perangkat lunak yang dikembangkan oleh hacker untuk
menyerang sistem jaringan keamanan komputer anda. Dan virus ini biasanya
digunakan oleh para hacker untuk mendapatkan hak akses ke dalam administrator komputer anda. Nah itu merupakan
sesuatu yang sangat mengerikan bukan, jika ada seseorang yang tidak dikenal
tiba-tiba mengendalikan sistem komputer anda?
5.
Worm
Sebenarnya,
worm bukan merupakan jenis virus, tetapi cara kerja penginfeksian worm ke
komputer memang mirip dengan cara penginfeksian virus pada umumnya. Dan dalam
kasus ini, cara penginfeksian worm biasanya akan melakukan duplikasi, yang pada
akhirnya dapat merusak sistem komputer anda.
Nah,
itulah beberapa virus yang umumnya sering dikembangkan oleh para hacker untuk
mencuri data di komputer anda. Dan jika anda ingin mencegah hal ini terjadi
sebelum para hacker menyerang komputer anda, maka dibawah ini, juga terdapat
beberapa langkah pencegahan yang dapat anda lakukan, untuk menghindari serangan
hacker ke komputer anda.
Untuk
menghindari serangan hacker yang nantinya akan menimbulkan kerugian pada data
pribadi anda, maka anda dapat melakukan beberapa langkah pencegahan di bawah
ini. Dan berikut merupakan beberapa langkah pencegahan yang dapat anda lakukan
dibawah ini:
1. simpan data pribadi anda di
layanan penyimpanan cloud
2. Simpan data pribadi anda di
email dengan enkripsi Two Factor Authentication
Dan
langkah selanjutnya anda juga dapat menyimpan data pribadi anda di akun gmail
yang telah anda buat. Dalam hal ini, mungkin anda akan merasa penasaran dengan
apa yang kami maksud, dan mengapa kami merekomendasikan layanan penyimpanan
yang terintegrasi dengan enkripsi Two Factor Authentication.
![]() |
![]()
![]()
![]()

Bisa Jadi Mereka Demo Karena Termakan Informasi
Yang Salah... Atau Karena Uang
2.
Carilah Berita Yang Serupa
Sebuah kejadian penting
pasti akan diberitakan. Misalkan sidang gugatan
pilpres di Mahkamah Agung. Hanya ada satu
kejadian di satu tempat, sehingga secara logika berita-berita yang dimuat di situs-situs pemberitaan pastilah isinya
sama walau kata-katanya sedikit-banyak ada perbedaan. Nah, anda mesti waswas dan curiga kalo dari detik, kompas,
dan tempo memberitakan kejadian A, tapi ternyata
ada situs gak jelas justru malah menceritakan B, dan hanya situs inilah
yang memberitakan. Darimana situs ini mendapat berita? Apa betul
mereka terjun ke lapangan dan memberitakan langsung?
3.
Waspada Kata-Kata Provokatif
Sebuah berita haruslah
netral, karena hanya
menyampaikan fakta-fakta yang ada di lapangan.
Bila ada kata-kata dari sebuah sumber, maka kata-kata tersebut juga
harus diberitakan sebagaimana adanya dan tidak ditambahkan atau
dikurang-kurangi. Proses editing berita juga penting, karena penulis berita
tidak boleh menambah-nambahkan kata yang bersifat
provokatif. Kebijaksanaan dan kedewasaan pembaca sangat
diperlukan disini.
Komentar
Posting Komentar